«

»

PROSES PEMBUATAN GULA CAIR DARI SINGKONG

Gula singkong dapat dibuat melalui dua tahap utama yaitu likuifikasi dan sakarifikasi.  Proses lukuifikasi dan sakarifikasi untuk mendapatkan glukosan  dapat dilakukan dengan dua teknik  yaitu secara asam dan secara enzimatis.  Hidrolisis secara enzimatis dapat menghasilkan  derajat konversi pati menjadi glukosa lebih tinggi dibandingkan dengan hidrolisa secara asam, dan bahkan dapat  mencegah  terjadinya kehilangan flavor (aroma).  Untuk menghasilkan sirup glukosa dengan mutu yang baik maka dilakukan proses pemucatan, penyaringan dan penguapan.  Tahap pembuatan sirup glukosa secara enzimatis  dapat dilihat pada gambar  berikut :

Pati 20 kg

Air 60 liter

Bubur Pati

 

Pemanasan

95oC                                                              α-amilase (20 ml) 60 menit

 

 

 

 

Pendinginan                                                        Amiloglukosida (18 ml) 48 jam

60oC

 

 

Pemucatan                                                           arang aktif (200 gram)

90oC

 

 

Pendinginan dan Penyaringan

 

 

 

Penguapan

 

 

 

Glukosa Cair

(15-19 kg

 

Diagram  alir proses produksi gula singkong

  1. Liquifikasi

Proses luquifikasi adalah proses perubahan pati dari kental menjadi encer.  Campuran pati dan air (suspense pati) yang dipanaskan sampai mendidih akan berubah bentuk menjadi kental yang disebut tergelatinisasi.  Kemudian dengan penambahan enzim campuran ini akan menjadi encer.

Pembuatan suspense pati dilakukan pada tangki berpengaduk.  Cara yang dilakukan adalah dengan mencampurkan tepung tapioca (20 kg) dengan air (60 liter) dan diaduk  sampai tercampur rata.

Selanjutnya ke dalam tangki tersebut  dimasukan sejumlah enzim alfa amilosa (nama dagangnya liquizyme) sebanyak 1 ml untuk tiap 1 kg pati.  Jadi  untuk 20 kg padi ditambahkan 20 ml enzim amilose.  Enzym tersebut berfungsi untuk menghidrolisis pati sehingga pati yang kental karena panas  (proses gelatinisasi) akan menjadi cair.  Suspensi tersebut perlu dilakukan pengaturan pH, yaitu antara pH 6.2 sampai 6.4 dengan penambahan kapur tohor satu sendok  makan.

Pemasukan suspensi pati dilakukan sampai mendidih  yaitu pada suhu 105oC.  Pada pemasakan tersebut setelah ditambah alfa-amilase maka akan terjadi  proses dekstrinasi (proses m,enjadi dekstrin).

Berdasarkan hasil pengamatan selama uji coba produksi glukosa di pedesaan, untuk produksi skala 20 kg pati tersebut, proses likuifikasi dapat dihentikan apabila larutan sudah betul-betul cair dan berwarna coklat bening.  Apabila larutan masih berwarna kentak keputihan, itu bearti lukuifikasi belum sempurna, dan masih banyak pati yang belum terhidrolisis.  Hal tersebut menyebabkan  hasil akhir glukosanya berkurang (rendemen kecil).

  1. Sakarifikasi

Proses sakarifikasi adalah proses perubahan dekstrin menjadi gula.  Pati telah terpecah menjadi desktrin selanjutnya didinginkan dari 105oC manjadi 60oC.  Larutan pati selanjutnya dimasukan ke dalam tangki sakarifikasi dengan penambahan enzim amiloglukosidase (nama dagangnya dextrozyme)  sebanyak 1 ml/kg pati.  Enzi mini berfungsi untuk memecah rantai desktrin menjadi glukosa.  Proses sakarifikasi membutuhkan waktu maksimal 76 jam, tetapi waktu tersebut dapat dipersingkat sesuai target dengan penambahan lebih banyak enzim ke dalam suspense.  Proses sakarifikasi dinyatakan selesai bila telah tercapai nilai kekentalan 30-35 Brix.  Nilai tersebut dapat diukur dengan meneteskan cairan gula pada alat baumeter .  Selama proses   berlangsung dilakukan  pengadukan untuk mencampur enzim dengan sempurna.  Semakin rendah kandungan glukosa , semakin tinggi kandungan dekstrin dan maltosannya.

  1. Proses Pemucatan

Proses  pemucatan bertujuan untuk menghilangkan kotoran-kotoran dan warna yang tidak dikehendaki atau untuk  penjernihan.  Pemucatan dilakukan dengan mencampur cairan glukosa dengan arang aktif.  Arang aktif memiliki kemampuan adhesi atau penyerapan sangat kuat sehingga dapat mengikat, menggumpalkan dan  mengendapkan komponen anorganik atau organic untuk membebaskan sirup dari kotoran yang tak diinginkan.  Suhu selama pemucatan diatur 80oC.

  1. Penyaringann

Penyaringan berguna untuk memisahkan arang aktif  dan komponen yang melekat pada cairan sirup.  Cairan bercampur karbon dialirkan pada saringan.  Penyaringan ini diharapkan dapat menahan partikel kotoran yang telah digumpalkan sebelumnya oleh arang aktif sehingga cairan yang dihasilkan berwarna kuning muda bening.  Jika tingkat kejernihan tersebut tidak tercapai, tambahkan lagi arang aktif ke dalam cairan gula kemudian didaur ulang.

  1. Proses Pengauapan (Evaporasi)

Pada skala industry kecil, proses pengauapan dilakukan dengan pemanasan  langsung dengan alat penggorengan yang besar.  Penguapan dengan cara ini akan menghasilkan gula yang berwarna kuning kecoklatan.  Pengauapan dapat juga dilakukan pada rector yang sebelumnya digunakan untuk proses likuifikasi dan sakarifikasi.  Proses dilakukan pada suhu 70oC.  Dengan cara penguapan ini akan diperoleh hasil gula yang berwarna jernih kekuningan.  Penguapan  bertujuan untuk memekatkan glukosa dari 30-35 brix sampai 43-80 brix.

  1. Penyimpanan dan Pengemasan

Kondisi penyimpanan memegang peranan penting.  Suhu yang digunakan untuk  penyimpanan sirup glukosa adlah 35oC, dimana suhu tersebut kristalkisasi dekstrosa yang terkandung di dalamnya dapat dicegah.   Pada suhu yang lebih rendah (dibawah 21oC) dekstrosa akan terkristalisasi sehingga dapat menurunkan mutu dan dapat menimbulkan kesulitan dalam penanganannya.  Sebaliknya suhu penyimpunan  yang  terlalu tinggi dapat menyebabkan  timbulnya perubahan warna pada produk, terutama jika disimpan pada periode cukup lama.   Dengan demikian kalau yang diproduksi adalah tepung glukosa maka setelah di evaporasi, dilakukan penyimpanan pada suhu rendah dan kelembaban rendah, sehingga akan berubah menjadi tepung lebih cepat.

Kemasan mempunyai peranan penting dalam industry.  Kemasan selain berfungsi sebagai wadah atau tempat, juga berfungsi sebagai pelindung, sebagai penunjang cara penyimpanan dalam transportasi dan sebagai alat persaingan dalam pemasaran. (ds) 

Related Posts
SOSIALISASI GERAKAN PANGAN BERAGAM,BERGIZI, BERIMBANG DAN AMAN (3BA)
Ketidakseimbangan gizi akan membawa dampak pada munculnya masalah gizi kurang dan gizi lebih.Oleh karena itu dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan beragam setiap hari, kekurangan zat gizi pada jenis makanan yang satu ...
READ MORE
Samarinda dan Bulungan Juara Lomba Cipta Menu
SAMARINDA – Samarinda  terpilih mewakili Kaltim dan Bulungan berhak mewakili Kaltara pada ajang nasional di Bukit Tinggi, setelah kedua daerah itu keluar sebagai juara pertama pada Lomba Cipta Menu B2SA ...
READ MORE
MENINGKATKAN HASIL TANAMAN PADI DENGAN  METODE SRI DAN PTT DI DESA SIDO MUKTI  KECAMATAN MUARA KAMAN
Intensifikasi budidaya padi harus terus diupayakan. Salah satu metode yang diterapkan adalah SRI (The System Of Rice Intensification) yang pertama kali dikembangkan oleh Henri De Laulanie di Madagaskar pada tahun ...
READ MORE
Sertifikasi Penyuluh Pertanian Kutai Kartanegara
Tenggarong, Bertempat di Hotel Karya Tapin II. Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP). Ir. Akhmad Hardi Dwi Putra Membuka Pelatihan Sertifikasi Penyuluhan Pertanian Kabupaten Kutai Kartanegara. Acara yang berlangsung ...
READ MORE
Program Desa Mandiri Pangan Dievaluasi
TENGGARONG – Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) Kutai Kartanegara (Kukar) menggelar acara evaluasi dan pelatihan desa mandiri pangan 2006 - 2011 dan 2013 yang digelar di Hotel Lizha, Tenggarong ...
READ MORE
Tingkatkan Pengawasan Kinerja PPL
Tenggarong - Kepala Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) Kutai Kartanegara Akhmd Hardi Dwi Putra menegaskan pihaknya senantiasa meningkatkan pengawasan terhadap kinerja petugas penyuluh pertanian lapangan (PPL). Selain demi meningkatkan produksi ...
READ MORE
BKPP KUTAI KARTANEGARA LAKSANAKAN  KAJI TERAP DI  15 BPP
Visi Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan  (BKPP)   adalah Terwujudnya  Ketahanan Pangan Yang Mandiri didukung Penyuluhan Yang Handal menuju masyarakat Kutai Kartanegara Sejahtera dan Berkeadilan.  Kaitan dengan visi tersebut berbagai ...
READ MORE
BKPP Kirim Penyuluh Ke Joglo Tani
Sekitar 15 orang Rombongan Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan (BKPP) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) berada di Dusun Mandungan, Margoluwih, Seyegan Kabupaten Sleman DIY. Rombongan yang terdiri dari Pendamping, Penyuluh dan ...
READ MORE
Hari Pangan Sedunia ke 33
Padang (02/11) - Seperti Tahun - Tahun sebelumnya Hari Pangan Sedunia (HPS) kali ini digelar di Kota Padang Sumatera Barat. Acara yang dibuka oleh Presiden RI bapak Susilo Bambang Yudhoyono ...
READ MORE
PELATIHAN PENGOLAHAN HASIL TANAMAN SEREALIA
Badan Ketahanan Pangan dan Penyuluhan Kabupaten Kutai Kartanegara dalam rangka mewujudkan salah satu tujuannya yaitu Meningkatkan Penganekaragaman Pangan Dan Produk-Produk Pangan Olahan Yang Bermutu, Bergizi, Aman, Dan Halal Sesuai Potensi ...
READ MORE
SOSIALISASI GERAKAN PANGAN BERAGAM,BERGIZI, BERIMBANG DAN AMAN (3BA)
Samarinda dan Bulungan Juara Lomba Cipta Menu
MENINGKATKAN HASIL TANAMAN PADI DENGAN METODE SRI
Sertifikasi Penyuluh Pertanian Kutai Kartanegara
Program Desa Mandiri Pangan Dievaluasi
Tingkatkan Pengawasan Kinerja PPL
BKPP KUTAI KARTANEGARA LAKSANAKAN KAJI TERAP DI
BKPP Kirim Penyuluh Ke Joglo Tani
Hari Pangan Sedunia ke 33
PELATIHAN PENGOLAHAN HASIL TANAMAN SEREALIA

1 comment

  1. adi

    saya tertarik membuat gula singkong .tolong email untuk informasinya. adiemail6@gmail.com terimakasih

Add Comment Register



Tinggalkan Balasan

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan.

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML berikut: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Highslide for Wordpress Plugin SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline
Badan Ketahanan Pangan Dan Penyuluhan (BKPP) Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara .. Silahkan kontak  kami di Email  :  bkppkukar@yahoo.co.id Selamat Datang dan Terima Kasih Atas Kunjungan Anda di Situs Badan Ketahanan Pangan & Penyuluhan (BKPP) Kabupaten Kutai Kartanegara